Skip to main content

Fun PMS with Susu HiLo

Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome atau dikenal dengan sebutan PMS merupakan hal yang mengganggu untuk sebagian orang. Tidak hanya wanita, pria pun bisa terkena efek PMS secara tidak langsung. Perubahan mood, pegal-pegal, dan nyeri perut yang dialami saat PMS dan haid tidak hanya mengganggu aktivitas, namun seringkali hal tersebut juga mempengaruhi hubungan dengan orang lain. Thanks to all researchers yang telah menemukan beberapa nutrisi yang terbukti dapat mengurangi keluhan PMS.


It’s all about vitamin dan mineral

Fakta yang membuktikan bahwa kadar kalsium pada saat PMS lebih rendah dibandingkan setelah mentruasi membuat para ilmuan tergerak untuk meneliti lebih lanjut tentang efek kalsium terhadap gejala-gejala PMS. Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kalsium dan vitamin D dapat
mengurangi gejala PMS secara signifikan. Selain kalsium dan vitamin D, magnesium, vitamin B1, B2 dan vitamin E juga dilaporkan dapat mengurangi gejala PMS.

The Power of Milk

Vitamin dan mineral yang terdapat dalam makanan lebih efektif untuk mengurangi keluhan PMS dibandingkan dengan vitamin dan mineral yang berasal dari suplemen. Wanita dan remaja putri yang rutin mengkonsumsi susu rendah lemak dan produk olahannya seperti yoghurt dan keju terbukti memiliki keluhan PMS lebih sedikit. Hal ini disebabkan karena susu mengandung tinggi kalsium, vitamin D, serta vitamin dan mineral lainnya yang teruji dapat mengurangi keluhan PMS.

Conquer your PMS with susu HiLo everyday!

References:
  • Bendich, A. (2000). The Potential for Dietary Supplements to Reduce Premenstrual Syndrome (PMS) Symptoms. Journal of the American College of Nutrition 19 (1), 3-12.
  • Bertone-Johnson, E. A., Hankinson, S. E., Bendich, A., Johnson, S. R., Willett, W. C., & Manson, J. E. (2005). Calcium and Vitamin D Intake and Risk of Incident Premenstrual Syndrome. Arch Intern Med 165
  • Chocano-Bedoya, P.O., Manson, J.E., Hankinson, S. E., Willett, W. C., Johnson, S. R., Chasan-Taber, L., Ronnenberg, A.G., Bigelow, C., & Bertone-Johnson, E.R. (2011). Dietary B vitamin intake and incident premenstrual syndrome. Am J Clin Nutr 93, 1080-6.
  • Derman, O., Kanbur, N.O., Tokur, T.E., & Kutluk, T. (2003). Premenstrual syndrome and associated symptoms in adolescent girls. European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology 116, 201-206.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar